Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding
Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding
JURNALOTO.COM – Edukasi keselamatan berkendara atau safety riding sejak usia dan tahap awal menjadi bekal penting dalam membentuk pengendara yang kompeten. Hal tersebut dibuktikan oleh Daya Fawziya N Wibowo, perwakilan Honda BeAT Club Malang yang mewakili PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) Malang. Berawal dari belajar mengendarai sepeda motor melalui program Safety Riding for Beginner di MPM Safety Riding Center (SRC), Daya kini berhasil meraih prestasi sebagai Juara 1 Community Advisor Category (AT Class) pada The 17th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2026 tingkat nasional.
Perjalanan Daya dari pengendara pemula hingga menjadi juara nasional menjadi gambaran nyata bahwa edukasi safety riding dapat membangun kemampuan, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam berkendara. Sebelum aktif mengikuti kegiatan komunitas Honda dan kompetisi safety riding, Daya terlebih dahulu mendapatkan pengetahuan serta pengalaman dasar melalui program Safety Riding for Beginner yang diselenggarakan di MPM Safety Riding Center.
Program Safety Riding for Beginner merupakan bagian dari edukasi keselamatan berkendara yang ditujukan bagi pengendara pemula. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengenalan sepeda motor, teknik dasar berkendara, hingga cara mengenali potensi bahaya di jalan raya. Pengetahuan tersebut kemudian menjadi fondasi bagi Daya untuk terus mengembangkan kemampuan melalui berbagai aktivitas bersama komunitas Honda.
Berawal dari Pengendara Pemula hingga Juara AHSRIC 2026
Perjalanan Daya tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan dasar. Pengalaman berkendara bersama komunitas menjadi kesempatan untuk terus mengasah kemampuan sekaligus memperdalam pemahaman mengenai keselamatan berkendara. Proses belajar yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut akhirnya membawanya tampil di kompetisi Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2026.
Pada ajang AHSRIC 2026, Daya harus bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia. Tidak hanya dituntut mampu menguasai teknik berkendara, peserta juga harus memiliki kemampuan dalam menyampaikan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Kemampuan Daya dalam menggabungkan keterampilan berkendara dengan kemampuan memberikan edukasi akhirnya membuahkan hasil. Ia berhasil menjadi Juara 1 Community Advisor Category (AT Class) dan membawa kebanggaan bagi komunitas Honda serta MPM Honda Jatim.
Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, mengatakan pencapaian Daya menjadi contoh nyata bagaimana edukasi keselamatan berkendara yang diberikan sejak awal dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan kompetensi pengendara.
“Pencapaian Daya menjadi kebanggaan bagi kami karena perjalanannya berawal dari program Safety Riding for Beginner di MPM Safety Riding Center. Dari belajar dasar-dasar berkendara, kemudian berkembang melalui komunitas hingga akhirnya mampu menjadi juara di tingkat nasional. Ini menjadi bukti bahwa edukasi safety riding sejak awal dapat membangun kemampuan dan kepercayaan diri pengendara. Kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya pengendara pemula, yang mendapatkan edukasi dan pengalaman berkendara yang aman,” ujar Suhari.
Safety Riding Jadi Bekal Penting bagi Pengendara
Bagi Daya, pengalaman mengikuti program Safety Riding for Beginner menjadi salah satu titik awal dalam perjalanan mengembangkan kemampuan berkendara. Pengetahuan mengenai teknik dasar dan keselamatan di jalan menjadi bekal yang kemudian terus diasah melalui pengalaman serta aktivitas komunitas.
“Saya tidak menyangka bisa sampai di tahap ini. Awalnya saya belajar mengendarai motor melalui program Safety Riding for Beginner di MPM Safety Riding Center. Dari sana saya mendapatkan dasar dan pemahaman tentang berkendara yang aman. Setelah bergabung dengan komunitas, saya semakin banyak belajar dan mendapatkan pengalaman. Bisa menjadi juara di tingkat nasional tentunya menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus belajar dan berbagi ilmu keselamatan berkendara kepada orang lain,” ujar Daya.
Kisah Daya menunjukkan bahwa belajar safety riding bukan hanya tentang kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga membangun pola pikir dan perilaku berkendara yang aman. Pemahaman terhadap kondisi jalan, teknik berkendara yang tepat, serta kemampuan mengenali potensi risiko menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya keselamatan berkendara.
MPM Safety Riding Center Dorong Edukasi Berkelanjutan
Pencapaian Daya sekaligus memperkuat komitmen MPM Honda Jatim dalam menghadirkan edukasi keselamatan berkendara secara berkelanjutan. Melalui MPM Safety Riding Center, edukasi tidak hanya diberikan kepada pengendara yang sudah mahir, tetapi juga dimulai sejak seseorang belajar mengenal sepeda motor dan memahami dasar-dasar berkendara.
Dari seorang pemula yang belajar melalui program Safety Riding for Beginner, Daya kini mampu menjadi juara nasional pada AHSRIC 2026. Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa proses belajar yang tepat, edukasi yang berkelanjutan, serta pengalaman berkendara yang positif dapat membantu membangun kompetensi sekaligus melahirkan agen perubahan dalam keselamatan berkendara.
Bagi masyarakat dan pengendara pemula, kisah Daya juga menjadi pengingat bahwa kemampuan berkendara tidak terbentuk secara instan. Edukasi safety riding sejak dini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan pengendara yang lebih terampil, percaya diri, dan mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Gabung dalam percakapan